Analisa Transaksi · 914 emiten · 2019–2026

Konsol Multibagger IHSG

Dua mesin pencari: satu mencari saham yang sedang menumpuk, satu menangkap momen mesinnya baru nyala. Semua angka sudah dipotong biaya dan diuji di luar sampel.

CUPLIKAN — data per · tanpa tombol jalankan

Kolamnya: harga Rp 50–200 · transaksi Rp 5–50 jt/hari · ≥80% hari sepi · masih di basis.

Jualnya: jual separuh di +50%, sisanya stop −30%, tahan sampai hari ke-250.

Jangan: stop lebih ketat dari −25% · trailing −20% · target penuh · repot dengan ATR · nunggu dua mesin setuju.

Angka inti

Semua setelah biaya 2,64% pulang-pergi, dari 22.594 posisi tersimulasi.

1,74x
Mesin akumulasi

Tahan 250 hari. Kontrol acak cuma 1,22x.

65,5%
Menang, jual bertahap

Jual separuh di +50%, sisa stop −30%.

0,75
AUC skor 2x

Diuji 2023–2025, tak dipakai melatih.

2,43%
Peluang dasar ≥5x

Diukur di hari ke-250, bukan puncaknya.

−9%
Bias survivorship

Potongan bila 100 emiten delisting ikut dihitung.

50,4%
Pasar yang rugi

Separuh jendela berakhir di bawah harga masuk.

Yang harus diingat

Ada tahun mati. 2022 nol, 2023 hampir nol. Filter memadatkan peluang yang ada, tidak menciptakannya.

Rata-rata dibawa segelintir pemenang. Median cuma 1,05x — separuh posisi jalan di tempat. Tiap aturan yang memotong ekor atas memotong seluruh sistemnya.

Slippage mungkin terlalu murah. Di turnover Rp 5–50 jt/hari dipakai 1,2% per sisi. Kalau nyatanya 3%, sebagian keunggulan hilang.

Daftar 914 emiten cuma berisi yang masih tercatat. Ini bukan rekomendasi investasi.